.:Jl. Lingkar Utara KM.5 Mojosongo, Jebres Surakarta 57127 Tlp. 085100070960:.

Jumat, 31 Desember 2010

Pendaftaran KB-TK



KB-TK Integral Yaa Bunayya Surakarta merupakan bagian dari Jaringan Pendidikan Integral Hidayatullah (JPIH) dengan konsep pendidikan berbasis tauhid, di bawah naungan Yayasan Al-Kahfi Hidayatullah Surakarta. Pendidikan berbasis tauhid menjadi penting karena hal ini menjadi dasar/pokok, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an surat Lukman yang artinya: “Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya; Wahai anakku (Yaa Bunayya) janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar”.
Dengan demikian diyakini bahwa tauhid merupakan basic dari semua ilmu pengetahuan. Ilmu Pengetahuan yang berbasis tauhid melahirkan tanggungjawab terhadap amanah yang diberikan Allah sebagai khalifah dan hamba yang bercirikan Rahmatanlil ‘alamin.

VISI DAN MISI KB-TK INTEGRAL YAA BUNAYYA
• VISI
Mewujudkan generasi Qur’an yang berakhlaq mulia, cerdas, aktif, kreatif, inovatif dan mandiri
• MISI
- Bersama orangtua mendidik anak didik agar bertauhid kuat, berakhlaq mulia serta menjadikan pembelajaran mandiri
- Menyelenggarakan metode pendidikan yang integral dan holistik

Tujuan:
1. Mendampingi anak didik dalam pembentukan akhlaqul karimah
2. Mengoptimalkan stimulasi dalam pembentukan SQ, IQ, EQ sejak dini
3. Membantu proses perkembangan anak dalam segi jasadiyah, aqliyah dan ruhiyah

KURIKULUM
Kurikulum berbasis tauhid dengan materi pembelajaran mengangkat tema-tema yang terdekat dengan anak melalui metode BCCT Plus ( Beyond Center and Circle Time) yaitu metode yang ditujukan untuk merangsang seluruh aspek kecerdasan anak dengan pengalamannya sendiri serta menguatkan pembentukan karakter dan perilaku yang Islami dalam kehidupan sehari-hari.

METODE PENDIDIKAN
1. Methode Learning by Modeling
Dalam diri Rasulullah terdapat teladan yang baik ( QS. Al-Ahzab : 33),
Para pendidik memiliki Shohihul Aqidah, Shohihul Ibadah serta berakhlaqul karimah
2. Methode Kisah-Kisah
Melalui kisah kisah para Nabi dan Rosul serta para sahabat. Metode ini menstimulasi agar anak dapat mengambil pelajaran terhadap sikap yang baik dan buruk
3. Methode Nasihat
Kata nasihat diulang sebanyak 13 kali dalam 13 ayat yang tersebar dalam 7 surat. Metode ini menstimulasi kepekaan spiritual dan emosional anak serta kemampuan sosialnya
4. Metode Pembiasaan
Untuk menanamkan kebiasaan tertentu, Allah SWT mendidik manusia dengan pembiasaan
5. Methode Diskusi
Merangsang anak untuk berani mengeluarkan pendapat, percaya diri dan mengasah kemampuan bahasa secara optimal
6. Methode Learning by Doing
Mengaktifkan sseluruh indera anak, sehingga anak mendapatkan pengalaman dan kegiatan yang disediakan

PROGRAM UNGGULAN
1. Pengembangan Kompetensi
Aqidah Akhlak, Tahfidzul Qur’an, motorik halus dan kasar,kreasi seni,Daya pikir, problem solving, Kepemimpinan, Interpersonal dan intrapersonal
2. Pengembangan Akhlaq
Mampu menjalankan ajaran agama secara benar, mampu menghargai pendapat orang lain, mampu membantu didri sendiri, mampu bertanggungjawab, mampu bersosialisasi dengan siapapun,mampu menjalankan kehidupan sesuai aturan, mampu mengasah kreatifitas.
3. Kurikulum berbasis tauhid
4. Memberdayakan potensi dasar anak dibidang SQ (Spiritual) IQ (Integensi) EQ ( Emosional)
5. Small Group : satu kelas berisikan maksimal 15 orang

PROGRAM SPESIAL
1. Explorasi Study
2. Out Bond Training
3. Puncak tema
4. Gebyar Ramadhan
5. Pondok Kreatifitas Ramadhan
6. Manasik haji
7. Pentas seni
8. Experiment Study
9. Bakti social

HARI DAN JAM BELAJAR
Kelompok Bermain dan TK Full day
1. Senin-Kamis : Jam 8.00-14.30 WIB
2. Jum’at : jam 8.00-11.00 WIB
Kelompok bermain dan TK Part day
Senin-Jum’at : jam 8.00-11.00 WIB

Syarat Pendaftaran :
1. KB usia 2,5 - 3,5 tahun. TK usia 3,8 - 6 tahun per Juli
2. 2 lembar foto copy akte kelahiran
3. 1 lembar foto copy kartu keluarga
4. 2 foto ukuran 2R berwarna

Waktu Pendaftaran
 Pendaftaran dibuka setiap tangggal 1 Februari s/d 30 April
Apabila kuota belum mencukupi akan dibuka gelombang II
 Hari/Jam : Senin-Sabtu jam 8.00-12.00 WIB
 Tempat : KB-TK INTEGRAL YAA BUNAYYA
Alamat : Pondok Pesantren Hidayatullah Jl. Lingkar utara Km.5 Mojosongo, Jebres, Surakarta 57127 telp. 0271-7070960

Rabu, 01 Desember 2010


UMUR KITA = ARTI HIDUP KITA

” Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan ” [16:97]


Pada suatu pagi yang cerah, di antara rindangnya pepohonan, tampak seekor burung elang sedang bermalas-malasan. Is beristirahat di dalam sebuah pohon yang berdaun cukup lebat. Selama beberapa hari, burung elang berulang kali hinggap di dalam pohon yang sama. Sebab, ia merasa tertarik mengamati kegiatan segerombolan lebah yang terlihat sibuk bekerja bersama-sama, membuat sarang yang berjuntai di dahan sebatang pohon.

Si elang tampak memperhatikan seekor lebah yang sebentar terbang hinggap di antara bunga-bunga hutan yang mekar, menghisap sari madunya, dan terbang kembali ke dalam memberikan sari madu ke sarangnya. Begitu seterusnya. Burung elang yang terus memperhatikan kelakuan lebah menjadi penasaran. Ia pun dengan tidak sabar menegur seekor lebah yang sedang terbang di dekatnya, “hai lebah kecil, kamu sibuk terbang dari satu bunga ke tempat sarangmu, memangnya apa yang sedang kamu kerjakan?”

Lebah pun menjawab, “aku dan kawan-kawan sedang membuat sarang”

Untuk apa kalian repot membuat sarang sebesar itu? Umur lebah kan sangat pendek. Sudahlah tidak perlu susah-susah bekerja, santai-santai saja dan nikmati kehidupanmu yang singkat itu,” ujar burung elang mencoba menasehati si lebah.

Mendengar nasihat itu, si lebah justru menjawab, “umurku memang tak sepanjang umurmu burung elang. Tapi, justru karena pendeknya waktu yang aku punya, aku tidak boleh menyia-nyiakannya. Aku harus bekerja giat dan rajin agar sarang kami bisa selesai sesingkat umur kami.”

“tapi untuk apa sarangmu harus diselesaikan cepat-cepat? Toh, kanu nanti segera mati, dan kalau mati, kamu pun tidak bisa menikmati sarang yang telah kamu buat dengan susah payah.” Tanya elang yang belum puas dengan jawaban si lebah.

“ha ha ha, tuan elang yang gagah dan berumur panjang, kasihan sekali cara berpikirmu. Justru umur kami yang sangat singkat inilah harus kami hargai dengan sungguh-sungguh. Kami memang makhluk kecil dan berumur pendek. Tetapi kami bangga dan bahagia karena bisa berarti bagi makhluk lain, yaitu dengan memberi semua hasil kerja keras yang telah kami lakukan seumur hidup kami. Itulah arti keberadaan kami,” ucap lebah kecil sambil terbang berlalu, tak mau menyia-nyiakan waktunya berbincang dengan elang.

Mendengar jawaban dan penjelasan lebah kecil, si burung elang terdiam tidak mampu berkata-kata lagi dengan kesombongan yang di banggakannya. Ternyata di balik penampilan makhluk yang kecil dan berumur pendek, kehidupan lebah itu pun memiliki arti tersendiri. Mereka bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk berbuat yang terbaik di masa hidupnya.

Sahabat, tahukah kita betapa kecilnya titik madu dan tepung sari yang dihasilkan oleh seekor lebah dengan sebegitu payahnya hinggap dari bunga satu ke bunga yang lain ? namun karena kerjasama yang baik sekelompok lebah itu serta kerja keras tanpa kenal lelah maka terbangunlah sarang yang berisikan madu dengan jumlah yang cukup banyak, lalu untuk apa dan siapa titik-titik madu dan sarang yang dihasilkannya itu ? apakah untuk dirinya sendiri ? ternyata hanya sedikit untuk dirinya dan keturunannya, bahkan yang paling banyak menikmati hasil kerja lebah tersebut adalah makhluk lain yang bukan golongan lebah, makhluk lain itu tidak lain adalah kita !!!

Sahabat, tidakkah kita sangat mampu meniru cara kerja lebah ? oleh itu jangan pernah malu dan meremehkan hal yang sedikit atau yang tersisa yang ada ditangan kita, jika yang sedikit yang tersisa ditangan kita itu kita sinergikan maka program atau proyek sebesar apapun akan mampu kita realisasikan dan akan menjadi Lahan Amal Sholeh yang akan dinikmati dan diambil manfaatnya oleh sekian banyak Generasi kita, maka sisa umur kita ini akan menjadi lebih berarti.

Jumat, 26 November 2010

Hati-hati dengan Dot bayi




VIVAnews - Uni Eropa (UE) melarang penjualan botol minum untuk bayi yang mengandung Bisphenol-A (BPA), Kamis 25 November 2010. Pasalnya, bahan kimia itu bisa berbahaya bagi kesehatan anak-anak.

Menurut laman Montreal Gazette, keputusan dari Komisi Eropa itu akan berlaku tahun depan. "Para orang tua di kawasan Uni Eropa bisa yakin bahwa mulai pertengahan 2011 botol minum untuk bayi yang terbuat dari plastik tidak akan mengandung BPA," kata John Dalli, Komisaris UE bidang Kebijakan Kesehatan dan Konsumen.

Keputusan dari lembaga eksekutif UE ini tidak perlu disetujui oleh Parlemen Eropa karena mereka Juni lalu sudah menyatakan bahaya kandungan BPA bagi kesehatan anak-anak.

Pelarangan itu merupakan hasil dari diskusi berbulan-bulan antara Komisi Eropa, Badan Keselamatan Pangan Eropa (EFSA), negara anggota UE, dan kalangan industri.

Sebelumnya, Kanada menjadi negara pertama di dunia yang Oktober lalu menggolongkan BPA sebagai bahan beracun, kendati mendapat tentangan dari pelaku industri.

Di Eropa, baru dua negara yang secara sepihak melarang peredaran botol minum bayi yang memiliki kandungan berbahaya. Mereka adalah Prancis dan Denmark. Bahkan Denmark kini berupaya melarang penjualan semua makanan yang memiliki kandungan kimia itu untuk konsumsi anak-anak berusia maksimal tiga tahun.

Menurut kalangan pakar, kandungan BPA sebenar aman digunakan dalam kadar yang sangat kecil. Namun klaim itu masih perlu pengujian lebih lanjut.

Jumat, 24 September 2010

GEMPITA Ramadhan 1431 H


GEMPITA (gema peduli umat) pada bulan Romadhon 1431H ini di adakan pada hari Ahad tanggal 29 Agustus 2010/27 Romadhon 1431. Acara ini merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan oleh TK Integral Yaa Bunayya Surakarta dalam skala yang lebih besar.

Program Gempita Romadhan 1431H diramaikan dengan beberapa acara pendukung yaitu :
1. Sambutan Kepala TK Yaa Bunayya Oleh Usth. Muthi'ah
2. Sambutan dari Yayasan Al-Kahfi Hidayatullah Surakarta oleh Ust. Muzamil,S.Pd
3. Tausiah yang disampaikan oleh Ust. Nur Islam
4. Bazar Murah yang dikuti oleh para sponsor:
a. Borexin,Vidoran
b. Depot Iqro'
c. Solo Peduli
d. Toko U-Mart
e. BMH Surakarta
f. Kafaina Computer Solution
g. Rani Colections
h. Makanan ringan
i. Baju murah
5. Baksos dengan paket sembako murah untuk dhu'afa
6. Pengobatan gratis yang di selenggarakan oleh TK Integral Yaa Bunayya bekerja sama dengan BMH Surakarta dan komite sekolah

TK Integral Yaa Bunayya dalam penyelenggaraan acara Gempita Romadhan 1431 H ini bertujuan untuk memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat sekitar sekaligus mendekatkan masyarakat dengan sekolah.

Harapan dari kegiatan ini kedepannya adalah adanya dukungan dari masyarakat sekitar terhadap lembaga pendidikan di lingkungan Al-Kahfi Hidayatullah Surakarta terlebih kepada TK Integral Yaa Bunayya bisa lebih besar dan kuat lagi sehingga dengan adanya lembaga pendidikan ini dapat memberikan peran timbal balik yang lebih baik.

Isya Allah acara seperti ini dapat dilaksanakan dengan rutin sebagai agenda sekolah TK Integral Yaa Bunayya di tahun-tahun yang akan datang sebagai mana harapan dari yayasan Al-Kahfi Hidayatullah yang disampaikan dalam sambutannya.

Respon masyarakat dalam acara tersebut ternyata cukup besar, terlihat dari pengunjung yang tidak berhenti bak gelombang laut selatan, dan juga wajah puas dari pemilik stan-stan yang mengikuti acara Gempita ini karena dagangan mereka laku keras.

Rabu, 26 Mei 2010

Akhirussanah PAUD Yaa Bunayya


Akhirussanah atau tutup tahun ajaran merupakan acara yang banyak digelar oleh berbagai tingkat pendidikan, tidak terkecuali PAUD Yaa Bunayya Surakarta ingklud di dalamnya Kelompok Bermai(KB)melaksanakan hajatan ini. menurut rencana acara ini akan dilaksanakan pada hari Ahad, 13 Juni 2010 bertempat di Taman Balekambang Surakarta. peserta yang akan hadir sekitar 70 orang termasuk peserta wisuda dan anugrah bintang prestasi. pastinya kegiatan ini seru karena akan di isi dengan outbound keluarga, dimana orang tua menjadi peserta aktif bersama anak-anak mereka yang jarang sekali bertemu-kalau tidak libur- antara jam 07.30 - 14.30. Jadi pada kesempatan inilah mereka bermain untuk mempererat ikatan jiwa mereka.

hidup PAUD Yaa Bunayya
jadilah yang terdepan dalam pendidikan anak usia dini
engkaulah pelopor kesuksesan manusia masa depan

Jumat, 23 April 2010

Psikologi Anak Sulung


Saya ambil cerita ini dari drama Jepang tahun 2000, Oyaji. Drama ini mengisahkan sebuah keluarga, orang tua dengan 3 anaknya. Namanya berturut-turut Sayuri (27 tahun), Suzu (20 tahun), dan Tadashi (18 tahun ?).
Tokoh utamanya adalah sang oyaji (bapak) yang keras kepala, tapi sebenarnya sangat sayang kepada anak-anaknya.
Sayuri, anak pertama dari keluarga ini. Model yang patuh, penurut, selalu membantu ibunya di dapur, nggak pernah bikin masalah untuk orang tua maupun keluarga. Setelah lulus kuliah, kegiatannya sekarang mengajar di sebuah SD swasta. Disebutkan kalau passion-nya memang untuk mengajar, selain memang dia suka sama anak-anak. Maka, karakter yang muncul di awal-awal adalah sosok seorang yang sabar dan penyayang pada anak-anak saat di sekolah, dan sosok kakak yang baik, sabar, tempat curhat, tempat bergantung bagi kedua adiknya di rumah.
Suzu, sebagai anak kedua, karakternya sangat beda dengan kakaknya. Lebih sporadis, terus terang, emosional, tapi menyenangkan, ceria, dan riang. Dalam berbagai kesempatan, karakter Suzu inilah yang paling mirip sifatnya sama oyaji. Dalam cerita, dia masih di bangku kuliah.
Lalu, ada Tadashi. Anak bungsu, laki-laki. Pundak dia berat dengan beban harapan bapaknya yang ingin suatu hari Tadashi meneruskan usaha klinik bapaknya. Kegiatan dia sekarang berkonsentrasi pada bimbingan belajar untuk masuk perguruan tinggi—jurusan kedokteran tentunya.
Drama ini kemudian diawali dengan Suzu yang berkeinginan untuk menikah dengan lulusan Todai yang baru dikenalnya 2 minggu lalu. Ketika dia bilang niatnya itu ke oyaji, langsung tanpa ba-bi-bu oyaji dengan nada tinggi bilang nggak setuju.
“Pokoknya bapak nggak setuju. Bagaimana mungkin kamu yang baru kenal sama cowok itu 2 minggu bisa langsung mutusin mau nikah. Dari dulu kamu nggak pernah konsisten sama keinginan kamu. Bisa jadi sekarang ngomong kayak begini, sebulan lagi sudah beda. Lagipula kamu kan masih kuliah. Nanti kuliahmu gimana?”
Begitu dijawab kalau dia akan meninggalkan kuliah, dan akan pergi bersama calon suaminya ke New York untuk bekerja, semakin marahlah oyaji.
Pada akhirnya, dengan emosi yang meledak, oyaji menyuruh Suzu untuk keluar dari rumah. Saat seperti inilah Sayuri berperan. Sayuri yang berusaha menenangkan adiknya yang juga sudah terbakar emosinya. Keinginannya untuk keluar rumah sudah di ubun-ubun. Tapi karena omongan-omongan dan nasehat-nasehat Sayurilah, Suzu akhirnya memutuskan tetap tinggal di rumah. Dia kemudian memilih pendekatan lain untuk memastikan oyaji mendukung rencana nikahnya.
Bukan sekali itu saja dalam keluarga ini ada masalah seperti itu. Pernah juga masalahnya menimpa Tadashi. Saat itu dia menyadari bahwa jalan menjadi dokter begitu panjang. Nilainya nggak kunjung membaik, sampai dia memberanikan diri bilang ke bapaknya kalau dia akan berhenti mengejar universitas. Dia ingin mencari jalan lain yang sesuai minatnya.
Bisa ditebak, oyaji marah besar mengetahui niat anaknya ini. Mereka berdua sampai bergumul di dalam rumah, yang diakhiri perginya Tadashi karena diusir juga. Lagi-lagi di saat seperti ini, Sayuri jadi tempat curhat Tadashi.
Lalu, bagaimana dengan Sayuri? Bukan berarti dia nggak punya masalah juga. Dia rupanya hamil dari seorang laki-laki yang sudah beristri. Umur janinnya sudah 4 bulan. Sudah 4 bulan juga lamanya dia merahasiakan hal itu dari semua orang—termasuk orang tuanya, sampai suatu malam saat semua kumpul di rumah, dia bicara. Seperti tersambar petir, oyaji langsung naik pitam. “Keluar kamu !!” pekiknya.
Dengan pikiran yang penuh, Sayuri langsung bergegas keluar dari rumah. Tentu saja ibunya dan adik-adiknya berusaha mengejar sambil mengajaknya kembali.
Di tengah hujan di malam hari itu, Sayuri sembari terisak bilang seperti ini di depan ibu dan adik-adiknya: “Kaasan, gomen ne. Aku udah capek jadi anak yang baik.”
“Dulu ketika Suzu lahir, aku langsung merasa begitu khawatir melihat betapa bahagianya ibu dan bapak menggendong dia. Begitu juga saat Tadashi lahir. Karena emang dia satu-satunya anak laki-laki, aku juga melihat begitu sayangnya ibu dan bapak ke Tadashi. Aku langsung merasa takut, kalau seandainya aku nggak jadi anak yang baik, nanti bapak sama ibu cuma sayang ke Suzu dan Tadashi, dan aku akan ditinggal. Karena itu aku belajar keras; bantu-bantu di dapur juga nggak pernah aku tinggalin; juga ngurusin Suzu dan Tadashi. Semuanya cuma untuk dapat pujian dari bapak dan ibu.”
Ibunya terdiam mendengar pengakuan Sayuri. Dalam guyuran hujan yang belum berhenti, Sayuri melanjutkan, “padahal sebenarnya, dalam perasaanku yang paling dalam, aku iri sama Suzu dan Tadashi. Aku cemburu. Ketika rencana pernikahan Suzu gagal, sisi lain diriku justru bergembira karenanya. Begitu juga ketika tahun lalu Tadashi gagal masuk universitas.”
“Nggak ada yang bisa mengerti aku. Aku bukan kakak yang baik. Pun sebagai anak, aku bukan anak yang baik buat bapak dan ibu.” Malam itu, di tengah guyuran hujan itu, Sayuri pergi.
* * *
Karakter Sayuri ini yang disebut oleh psikolog sebagai karakter umum anak sulung atau anak pertama. Lebih lengkapnya: serious, conscientious, directive, goal-oriented, aggressive, rule-conscious, exacting, conservative, organized, responsible, jealous, fearful, high achieving, competitive, high in self-esteem, dan anxious.
Hanya sebatas teori, tapi dari adegan tear-jerker di drama ini, kita setidaknya bisa mengetahui gagasan utama teori Alfred Adler, psikolog asal Austria yang meneliti tentang karakter anak berdasarkan urutan kelahiran di keluarga. Jadi, anak sulung, anak bungsu, anak tunggal, anak kembar, masing-masing memiliki kecenderungan karakter yang berbeda-beda kalau menurut teori Alfred Adler.
Walaupun penelitian-penelitian yang lebih baru menyimpulkan bahwa faktor urutan kelahiran kenyataannya hanya berpengaruh kecil, tetap menarik bagi orang tua maupun calon orang tua untuk mengetahui hal seperti ini. Di antara hal-hal yang disebutkan sebagai faktor penting pembentuk karakter anak adalah pendidikan dari orang tua dan posisi ekonomi maupun sosial sebuah keluarga.
Singapore,
Selasa, 17 April 2007
Tambahan:
Anak Sulung Sebagai anak pertama biasanya memiliki peran yang sangat berat. banyak orang mengatakan bahwa karakter anak selanjutnya sangat ditentukan oleh anak pertama. terlepas dari anggapan tersebut, bila kita lihat memang kecendrungan anak pertama untuk menjadi pemimpin atau jadi "bos" dari saudaranya sangat besar terlebih bila anak pertama itu laki-laki.
oleh karenanya untuk para orang tua, buatlah rencana yang matang sebelum kelahiran anak baik pertama atau sebanyak yang Allah berikan mulai dari pendidikan (Aqidah yang harus ditanamkan terlebih dahulu), Keuangan, kematangan emosional dan lingkungan keluarga. sambutlah anak sebagai calon manusia paling hebat. Allahu'alam bishowab.
Bahan bacaan:
Table of Birth Order Characteristics, Dr. Stein
Birth Order-Firstborn, Wikipedia
"Bedanya Si Sulung dan Si Bungsu", Pikiran Rakyat
Sumber : Internet

Kamis, 08 April 2010

peberitahuan akhirussanah

NO : 01 / PAUD YB/ IV/ 10 Surakarta . 8 April 2010
Lamp :
Hal : Pembentukan panitian Akhirussanah Kelompok Bermain

Kepada Ykh :
Bapak dan Ibu Wali Murid
PAUD Yaa Bunayya Surakarta
di Mardhotillah

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmatNya bagi kita semua. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi Muhammad beserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya.

Dengan ini kami menyampaikan hasil musyawarah pada tanggal 20 februari 2010 di PAUD Yaa Bunayya tentang pempentukan penitia akhirussanah kelompok bermain yaa Bunayya, yang insya Allah akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Ahad, 13 Juni 2010
Waktu : Jam 08.00-12.00
Tempat : Balai Kambang (masih wacana,bisa berubah)

Panitia Akhirrussanah Kelompok Bermain Yaa Bunayya
Ketua I : Bpk. Prihanto (0271 9222106)
Ketua II : Amah Janri
Bendahara I : Ibu. Nurul Hidayati ( 08122635626)
Bendahara II : Amah Yuni
Sekretaris : Bpk. Asep (0271 2007505)
Seksi Acara : Ibu. Avina Maya (081329384484)
Amah Rofi
Seksi Perlengkapan :
2. Dekdok : Ibu. Yuli Utami (02713064251)
Amah Romlah
3. Sound & tempat : Bpk. Nur komaidi ( 0856786011)
Bpk. M.Iqbal (0271 7955453
Seksi Konsumsi : Ibu. Sri Lestari (02715841234)
Ibu. Lilik (085867460265)
Seksi Among tamu : Ibu. Sri Handayani
Ibu. Triani
Ibu. Nurul Hidayati
Keterangan
• Untuk tempat pelaksanaan baru berupa wacana,bila ada usulan tempat yang lebih baik dan mendukung untuk kegiatan ini bisa disampaikan kepada ketua/pihak sekolah
• Rencana bentuk acara outbond ringan orangtua dan anak dan beberapa tampilan anak.
• Pada acara ini seluruh anggota keluarga ikut serta, jadi untuk bendahara diharapkan untuk merencanakan rincian biaya sebagai pendukung untuk kegiatan tersebut
• Demi kelancaran dan adanya koordinasi yang baik kami mengharapkan untuk pertemuan wali murid bulan ini semua panitia
• bisa hadir


Demikian pemberitahuan dari kami, semoga acara ini nantinya akan mendapatkan kemudahan, dan kami mengucakan Jazakumullah khoiron katsiro atas partisipasinya



Mengetahui
Kepala PAUD Yaa Bunayya


( Muthi’ah )

Senin, 29 Maret 2010

Perkembangan Otak Anak


Otak sebagai salah satu organ vital mempunyai peranan yang tinggi didalam proses perkembangan pertumbuhan bayi, apa saja sich perkembangan otak di awal-awal tahun, ketika bayi berumur 6 bulan, 8 bulan, atau hingga puluhan tahun? mari kita baca tulisan berikut ini.

Ketika menjelang kelahiran:
Kebanyakan anak sudah memiliki 100 miliar sel otak yang aktif dan mereka sudah menjalin sekitar 50 triliun hubungan dengan sel-sel otak yang lain serta bagian-bagian tubuh lain.

Ketika usia dalam bulan-bulan awal:
Disaat indra bayi sudah bereaksi terhadap lingkungannya, dia akan mengembangkan hubungan “sinaptik” baru dengan kecepatan yang menakjubkan, yaitu hingga 3 miliar per detik.

Didalam usia 6 bulan pertama:
Si kecil akan berbicara dengan menggunakan semua suara yang sama seluruh dunia, tetapi kemudian dia akan mulai belajar berbicara dengan hanya menggunakan suara serta kata-kata yang dia ambil dari lingkungannya, khususnya dari orang-orang terdekatnya yaitu orang tuanya. Otaknya akan membuang ketrampilan berbicara didalam bahasa yang tidak dia dengar disekitarnya.

Ketika menginjak usia 8 bulan:
Otak si bayi telah meningkat dan akan memiliki sekitar 1.000 triliun hubungan (1.000.000.000.000.000). Setelah sejumlah tersebut, hubungan akan mulai menurun kecuali si anak dihadapkan kepada rangsangan melalui semua indranya.

Menginjak usia sekitar sepuluh:
Sekitar separuh hubungan telah mati pada kebanyakan anak, tetapi masih meninggalkan sekitar 500 triliun yang akan bertahan sepanjang hidupnya.

Usia hingga 12 tahun:
Otaknya sudah dilihat sebagai spons super yang paling banyak menyerap sejak kelahiran hingga usia sekitar 12 tahun. Selama tahap ini dan khususnya di tiga tahun pertama; bahasa, dasar-dasar berpikir, tingkah laku, pandangan, karakteristik lain dan bakat diletakkan pondasinya.

Sumber: internet

Sabtu, 02 Januari 2010

POMG


Agar lebih maksimal dan optimal kepengurusan organisasi orang tua ini langsumg di pegang oleh wali murid, sehingga acara-acara yang diselenggarakan lebih bervariasi dan penuh sarat akan pendidikan, perkembangan dan kesehatan untuk anak.
selama terbentuknya forum ini kurang lebih 2 tahun, kami melihat keterlibatan orang tua belum maksimal.kami berharap nantinya dana yang ada dapat dimaksimalkan untuk kegiatan dan pembinaan orang tua.

Tabungan Akhirat


PAUD Yaa Bunayya berdiri tahun 2006 dengan keadaan yang masih jauh dari cukup atau refresentatif, tapi keadaan demikian tidak menyurutkan idealisme yang sudah tertancap kuat dalam cita-cita. Namun keadaan ini tidak menjadikan kami harus menjadi orang super sehingga tidak butuh bantuan, kehadiran orang lain dan donasi sangatlah membantu kelancaran program-program yang kami angkat. Program - program tersebut diantaranya adalah :
1. pembangunan gedung PAUD
2. Pengadaan alat-alat peraga dan permainan
3. Buku-buku referensi dan bacaan
3. Dana oprasional perbulan
Semua program di atas tentunya sangat mendukung kinerja PAUD Yaa Bunayya. Tulisan ini sebagai informasi juga proposal kepada semua pengunjung blog ini. untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi 0271-2007501 atau 081329542028